Researcher Portrait

Riset akademik nggak gampang—kasih AI bantu cari paper tulis thesis

KetatDepthData talks

Template Ini Fungsinya Apa?

Orang yang riset pake AI beda dari orang biasa—butuh hal yang rigorous, ada sumber, bisa cite, bukan jawab blur "katanya katanya".

Researcher portrait kasih tahu AI research domain lu, methodology preference, citation standard. Jadi waktu dia nulis, dia tahu harus kasih reference, harus bedain fakta sama opini, pakai academic language.

Peneliti akademik, analis industri, data scientist—tiga template buat main researcher roles

AI Rant dari Peneliti

Suruh AI clarify research status di satu field, dia balikin comprehensive review yang terkesan logical banget, tapi kalau dicheck lagi —— sepertiga dari referenced papers nggak exist. Dia nggak tahu lu berapa penting accuracy sama citation standard.

Template one: academic researcher

Di university atau research institute, orang yang research. Paper, experiment, citation format semua ada rule-nya.

Peneliti akademik · Template USER USER
## USER: Academic Researcher

Template Dua: Industry Analyst

Di trading firm, consulting company, investment research, orang yang research. Data source, analysis framework, report format semua beda.

Industry Analyst · USER Template USER
## USER: Industry Analyst

Template three: data scientist

Orang yang bicara data. Model, feature engineering, visualization, AI bakal tahu tech stack lu jadi nggak bakal rekomendasiin yang lu nggak pakai.

Data scientist · Template USER USER
## USER: Data Scientist

Related Resources

Combine researcher portrait sama template-template ini pake efeknya lebih bagus:

🔬 Yang paling penting dari researcher portrait adalah "research method" sama "citation standard". Dua hal ini jelas, AI tahu lu mau output akademis yang ketat, bukan yang "konon penelitian menunjukkan" tapi nggak tahu penelitian apa.
Template Ini Bantu Lu Nggak?