Smart email handling
Kotak masuk nggak ledak lagi—klasifikasi otomatis, ringkas, balas
Bencana sehari-hari di kotak masuk
Buka kotak masuk pagi hari, 99+ belum dibaca. Iklan, notifikasi, persetujuan, pertanyaan pelanggan, dan email yang "tolong baca ini" dari pimpinan semuanya campur aduk. Anda butuh 20 menit baru ketemu email keluhan pelanggan yang urgent—sudah 3 jam berlalu.
Yang lebih bikin frustrasi adalah balas email. Satu email formal dibaca ulang 3 kali, satu email bahasa Inggris nyari-nyari grammar setengah jam. Pas jam 2 siang, sudah balas 12 email, sebarisnya code (atau laporan) nggak ditulis. Mulai nanya ke diri sendiri, apa aku ke kantor buat kerja atau jadi CS email sih.
Terus ada email yang CC-in 15 orang—60 reply, elo scroll 10 menit, eh yang penting cuma kalimat terakhir: "Tolong XX konfirmasi."
Kasih email ke OpenClaw, dia bisa ngerjain 3 hal:
1. Klasifikasi otomatis —tingkatin berdasar urgency, pengirim, subject, email penting di atas, iklan dan notifikasi langsung diarsip.
2. Ekstrak ringkasan —email chain 60 reply, satu paragraf bilang kesimpulan dan apa yang perlu elo lakuin.
3. Draft balasan —elo bilang "setuju, kirim Rabu ini", OpenClaw bantu panjang jadi reply yang sopan dan profesional.
Waktu yang terbantunya bukan 30 menit, tapi seluruh pagi yang fokus.
3 Prompt email handling, langsung pakai
Klasifikasi, auto-reply, terjemah balasan—cover semua skenario email yang paling sering.
Bantu aku klasifikasi email di kotak masuk berdasar tingkat urgency, ekstrak ringkasan masing-masing.
Aturan klasifikasi:
- 🔴 Urgent: keluhan pelanggan, instruksi langsung dari pimpinan, deadline dalam 24 jam
- 🟡 Penting: perlu elo balas atau tindakan, tapi nggak urgent
- 🟢 Bisa kemudian: email FYI, yang CC-in elo, internal notification
- ⚪ Bisa abaikan: iklan, notifikasi otomatis, Newsletter
Masing-masing email ekstrak:
1. Pengirim
2. Ringkasan satu kalimat (max 20 kata)
3. Apa yang perlu elo lakuin (kalau ada)
4. Saran waktu balas
Isi email:
[Paste daftar email]
Balas semua undangan rapat otomatis, aturannya gini:
- Rapat hari kerja (Senin-Jumat) → terima, balas:
"Terima, akan hadir saat itu. Kalau ada agenda kirim duluan ya, biar aku siap."
- Rapat weekend → tolak, balas:
"Terima kasih undangannya, weekend ada acara jadi nggak bisa ikutan. Bisa pindah hari kerja nggak sih?"
- Rapat lebih dari 2 jam → apapun harinya dikasih catatan:
"Agendanya panjang nih, bisa kirim agenda duluan? Lihat-lihat dulu perlu full ikut nggak."
Berikut undangan rapat yang menunggu:
[Paste email undangan rapat]
Terjemahin email Inggris ini dan tulis balas Bahasa Indonesia.
Email Inggris asli:
[Paste email Inggris]
Tolong elo:
1. Terjemahin dulu isi emailnya ke Bahasa Indonesia (nggak usah word-by-word, cukup poin utamanya)
2. List pertanyaan atau permintaan apa dari dia
3. Bantu tulis balas Bahasa Indonesia, maksud aku:
[Apa yang pengen elo sampaikan]
Tone balasan:
- Profesional tapi nggak kaku
- Straight to the point, nggak perlu blablabla
- Max 200 kata
Konfigurasi workflow email handling
Standar workflow daily email processing, ikutin step-by-step.
# Konfigurasi workflow smart email processing
# ================================
Step 1: Klasifikasi kotak masuk
- Trigger: setiap hari jam 9:00
- Aksi: baca email belum diproses → klasifikasi ke 4 kategori
- Output: hasil klasifikasi + ringkasan masing-masing
Step 2: Auto-reply
- Trigger: setelah klasifikasi selesai
- Aksi: generate draft balas untuk email yang "bisa auto-reply"
- Aturan: undangan rapat sesuai tanggal / konfirmasi rutin langsung balas
Step 3: Ringkasan summary
- Trigger: setiap hari jam 5:00 sore
- Aksi: summary semua email handling hari itu, generate daily report
- Output: hari ini handle X email / perlu follow-up Y email / besok prioritas Z email
Pilihan model:
- Klasifikasi + ringkasan: GPT-4o (cepat, cukup)
- Generate balas formal: Claude Opus 4.6 (pilihan kata lebih akurat)
Email handling: OpenClaw vs Outlook AI
- Aturan klasifikasi fully customizable—elo bilang apa urgent, itu yang urgent
- Tone balas, panjang, style semuanya bisa kontrol, setiap kali konsisten
- Nggak terbatas sumber email: Gmail, Outlook, corporate email semuanya bisa
- Bisa switch model: klasifikasi simple pakai yang murah, balas penting pakai yang premium
- Built-in di Outlook, nggak perlu switch tools, UX smooth
- Aturan klasifikasi fixed, nggak bisa custom urgency standard
- Fitur ringkasan lumayan, tapi draft balas sering template banget
- Cuma bisa handle email di Outlook, user Gmail nggak bisa pakai